Agile Organisasi

Organisasi pada saat ini menghadapi tantangan yang sangat berat dalam mempertahankan keunggulan kompetitif dan memperluas pasar dalam lingkungan persaingan yang sangat ketat. Masa depan yang sangat kompleks yang tidak dapat diprediksi dan tidak stabil adalah tantangan pada saat ini. Strategi-strategi tradisional dalam memenangkan persaingan tidak dapat lagi hanya dengan mengandalkan keunggulan teknologi, produk atau harga. Faktor-faktor ini sangat mudah ditiru oleh pesaing atau bahkan oleh pendatang baru yang baru masuk ke pasar.  Cara terbaik adalah organisasi harus dapat menciptakan keunggulan kompetitif dan dengan cepat belajar serta lentur dalam menghadapi setiap perubahan.  Untuk itu organisasi harus dapat dengan cepat menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dan mencari solusi-solusi baru.  Kebutuhannya adalah bagaimana menciptakan respon yang cepat terhadap setiap perubahan kebutuhan pelanggan dan ketidakpastian masa depan.

Dalam menghadapi setiap perubahan organisasi biasanya menghadapi kendala dalam hal sumber daya, terutama kendala teknologi dan sumber daya manusia. Kecepatan beradaptasi, sangat tergantung dapat kemampuan sumber daya manusia. Ide-ide dan inisiatif kreatif dari karyawan serta keterlibatannya sangat diperlukan untuk masa depan. Manajemen menciptakan iklim yang kondusif dan melakukan deregulasi aturan-aturan yang dapat menjadi hambatan, oleh karena itu setiap lapisan manajemen diharapkan dapat dengan cepat dalam pengambilan keputusan yang didasari pada informasi dan kedekatan mereka dengan pelanggan.  Setiap anggota organisasi dapat lebih fokus pada pelanggan mereka dan bukan dengan bos mereka.  Oleh karena itu, sebuah organisasi yang lentur dan berorientasi proses adalah mutlak dalam memenangi persaingan.

CARA PRAKTIS MENYUSUN KURIKULUM

Bagaimana menyusun kurikulum dengan baik? adalah pertanyaan yang selalu muncul ketika kita harus menyusun atau melakukan evaluasi terhadap kurikulum yang ada, pada tulisan yang lalu telah tersedia bahan-bahan yang dapat digunakan dalam menyusun kurikulum khususnya untuk bidang ilmu komputer (https://rzabdulaziz.wordpress.com/2014/03/02/kurikulum-program-studi-pada-fakultas-ilmu-komputer/).

Ada enam aspek yang menjadi perhatian dalam menyusun kurikulum yaitu :

  1. Visi dan misi serta tujuan perguruan tinggi (PT), Visi dan misi serta tujuan  jurusan / program studi. Warna visi, misi dan tujuan perguruan tinggi, dan jurusan /program studi harus tercermin dalam kompetensi lulusan program studi  yang akhirnya termuat dalam mata kuliah.
  2. Body of knowledge; yang merupakan tubuh dari ilmu pengetahuan itu sendiri, body of knowledge memuat mata kuliah inti yang harus ada dalam suatu kurikulum. Misalnya prodi komputer tentu harus ada mata kuliah Algoritma, Pengantar Teknologi Informasi, dll. Bila prodi Manajemen tentu harus ada mata kuliah Manajemen, Ekonomi Mikro, Ekonomi Makro, bila prodi Akuntansi harus ada mata kuliah Akuntansi, Akuntasni Biaya, dll.Kurikulum
  3. Reference System; yaitu keinginan dari Perguruan Tinggi (PT) untuk menghasilkan kompetensi lulusannya seperti apa? atau dengan kata lain yaitu kompetensi peminatan dari suatu program studi, atau penekanan kemampuan lulusannya.Kemampuan dan kompetensi dari lulusan yang terdiri dari kompetensi utama, pendukung dan lainnya disusun dalam bentuk bahan-bahan kajian yang muara pada penyusunan mata kuliah.
  4. Environment dan Fasilitas; yaitu suasana lingkungan, dukungan dosen, fasilitas, laboratorium, perpustakaan, tipikal dan kemampuan mahasiswa,  semua pengaruh dari internal.
  5. Demand dan Stakeholder; yaitu kebutuhan dari user / pengguna lulusan, dunia usaha /industri terhadap kompetensi lulusan. Saat ini selain kompetensi bidang studinya, saat ini secara umum dunia usaha pengguna lulusan menginginkan agar tenaga lulusan memiliki attitude yang baik, communication skill, team work ( bisa bekerja dalam tim ), memiliki etiket, dan juga kreatif dan atraktif, semua pengaruh dan kebutuhan eksternal /stakeholder.
  6. Rule dan Regulation; SK Menteri dan peraturan-paraturan yang memuat tentang kurikulum Pendidikan Tinggi..

Yang dimaksudkan dengan Kurikulum, bukan hanya daftar mata kuliah tetapi semua komponen yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran yang teridiri dari :

  1. Kompetensi lulusan program studi.
  2. Peluang karier.
  3. Substansi / bahan kajian.
  4. Bangunan kurikulum.
  5. Daftar mata kuliah (yang dilengkapi dengan Analisis Pembelajaran, Satuan Acara Perkuliahan).
  6. Distribusi mata kuliah dan  tabel mata kuliah persemester.
  7. Mekanisme proses pembelajaran di kelas dan laboratorium.
  8. Sistem evaluasi.
  9. Fasilitas utama dalam proses pembelajaran.
  10. Tenaga dosen, persyaratan akademis dan keahlian dosen.

 

*Buku Kurikulum Pendidikan Tinggi Dikti (Pdf) (BUKU KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI).

*Cara praktis menyusun kurikulum (Pdf) (CARA PRAKTIS MENYUSUN KURIKULUM).