Ada dimana kita? (Posisi Jurusan dan Perguruan Tinggi)

Posisi

Gambar 1. Posisi Jurusan X

Mengetahui posisi Perguruan Tinggi yang kita kelola merupakan bagian penting dalam menentukan langkah-langkah strategis yang akan diimplementasikan. Analisis SWOT yang terdiri dari analisis internal (kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses)) dan analisis eksternal (peluang (opportunities), dan ancaman (threats)), merupakan tools yang dapat digunakan untuk menganalisis posisi PT kita.

Dalam setiap hibah DIkti atau borang Akreditasi kita selalu diminta untuk melakukan evaluasi diri (self-evaluation) dan diminta untuk melakukan analisis SWOT setiap komponen PT, yang menjadi pertanyaan adalah:

  1. Sejauh mana kita serius dalam melakukan evaluasi diri (self-evaluation (SE)), sehingga kita mengetahui kondisi yang sebenarnya.
  2. Apakah evaluasi diri yang dilakukan valid dan credible, jangan-jangan kita hanya melakukan copy-paste dari PT lain.
  3. Apakah hasil evalausi diri, dijadikan bahan dalam menentukan strategi pengembangan.

Penentuan strategis pengembangan dalam rencana strategis (renstra) PT adalah tahapan-tahapan yang akan diimplementasi dalam mencapai aim and vision dari lembaga. Jika SE tidak dilakukan dengan serius sehingga hasilnya menjadi tidak valid, menggapai tujuan dan visi tersebut hanya akan menjadi khayalan.

Di dalam buku panduan penyusunan borang Akreditasi, SE terdiri dari tujuh standar, yaitu:

  1. Visi, misi, tujuan, dan sasaran
  2. Tatapamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, penjaminan mutu, dan sistem informasi
  3. Mahasiswa dan lulusan
  4. Sumberdaya manusia
  5. Kurikulum, pembelajaran dan  suasana akademik
  6. Pembiayaan, sarana, dan prsarana
  7. Penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama

Dengan mengisi borang standar-standar tersebut (untuk keperluan renstra. borang diisi dengan valid, karena kadang-kadang untuk akreditasi SE di make up),  posisi PT atau jurusan akan didapat dan diketahui. Dari pengalaman para penyusun rentra PT,  SE untuk hibah lebih baik dari pada untuk Akreditasi. SE yang valid akan memudahkan para pengambil keputusan di Perguruan Tinggi dalam pengambilan keputusan dan terhidar dari kesalahan-kesalahan. Berdasarkan standar-standar SE kita dapat menanyakan kepada para stakeholder (internal dan eksternal), value yang dirasakan oleh mereka terhadap pelayanan yang telah diberikan. Langkah-langkah menentukan posisi dapat dilakukan dengan identifikasi atribut-atribut yang ada pada stakeholder  dengan standar SE. Pertama-tama kita dapat bertanya kepada stakeholder:

  • Apakah visi-misi dan tujuan kita telah menjawab kebutuhan mereka?
  • Apakah Struktur organisasi dan tatapamong telah dapat memberikan jaminan dalam menghasilkan output yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder?
  • Value apa yang bisa didapat Stakeholder dari PT kita?
  • Mengapa mereka (mahasiswa dan stakeholder lainnya) memilih PT kita?
  • Apa saja kelebihan keuanggulan PT kita dibandingkan dengan PT lain?

Kita dapat menuliskan daftar jawaban dari semua value dan atribut yang bisa diberikan pada para stakeholder. Gambar 1 adalah contoh posisi jurusan X di lihat dari dimensi Mutu Akademik dan Content dengan Mutu Layanan dan Operasi, berdasarkan contoh terserbut kita dapat dengan mudah mengatahui posisi jurusan atau bahkan PT kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s